Iklan Bidvertiser

Sabtu, 29 November 2014

Solusi Telur Berlebih pada Burung Kenari

Salam hangat jabat erat dan sukses selalu wahai sahabat,


Suatu ketika, apabila induk betina burung kenari kita bertelur sedikit (1 sampai 2 butir saja) tentu hati kita akan senang walau sedikit merasa kecewa karena jumlah telur yang cuma sedikit.Namun apabila induk betina bertelur cukup banyak  (3 sampai 5 butir) pasti kita akan merasa gembira ,bahagia dan mungkin tertawa…ha ha ha (seperti saya).
Dapatkah sahabat bayangkan apabila sang induk betina tadi harus mengerami telur sebanyak itu? Apakah tidak terlalu repot...kasihan kan? Belum lagi nanti kalau alhamdulillah 5 butir telur tadi menetas semua (jarang menetas semua) semakin tambah repotlah sang induk betina merawat dan membesarkan anak-anaknya. Ya kalau kita bisa membantu ikut meloloh dengan tangan kita sendiri, kalau tidak....?
Maka kita perlu satu solusi bagaimana dengan telur burung kenari yang berlebih tersebut.

Nah, agar si induk betina tidak terlalu payah mengerami telur-telurnya lebih baik kita ambil langkah menerawang satu persatu telur burung kenariya setelah dierami selama 7 - 8 hari lalu hanya telur yang ada kepastian berisi sajalah yang dieramkan (lihat postingan : Cara Mendeteksi Telur Burung Kenari Isi atau Kosong). Hal ini akan lebih efektif dan efisien dalam proses pengeraman karena telur yang kosong akan dibuang (daripada membuat sesak dan mubadzir).

Lalu jika kebetulan kelima telur kenari tersebut setelah diterawang ternyata isi semua, apakah harus dieramkan semua?Jangan-jangan malah ada yang nggak menetas.
Tentu saja dieramkan semua sahabat, kalau tidak dieramkan semua lha memangnya sisanya mau dibuat martabak? he he....bercanda.
Telur burung kenari yang berlebih dapat kita ambil 1 atau 2 butir lalu kita titipkan pada induk betina lain yang juga sedang mengerami telur yang kebetulan telurnya cuma 1 atau 2 butir. Nha, akhirnya kedua induk betina akan mengerami jumlah telur yang seimbang.masing-masing 3 - 4 butir saja kan.
Itu akan lebih baik daripada ada yang kebanyakan telur dan ada yang terlalu sedikit telur yang dierami.

Semoga bermanfaat ya,


sumber: http://wyw1d.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar